Permintaan Terakhir Tao Jing, Terpidana Kasus Narkoba yang Viral di Media Sosial
Jagat media sosial dihebohkan oleh sebuah unggahan yang menyebut sosok perempuan bernama Tao Jing, yang diklaim sebagai “ratu narkoba” dan terpidana mati di Tiongkok. Unggahan tersebut menyebutkan bahwa Tao Jing dikenal cantik dan tenang menjelang eksekusi, serta memiliki permintaan terakhir yang tak biasa sebelum hukuman mati dilaksanakan.
Dalam narasi yang beredar, Tao Jing digambarkan sebagai seorang perempuan yang awalnya polos dan naif, namun kemudian terjerumus ke dalam jaringan peredaran narkoba berskala besar. Kisah hidupnya bahkan disamakan dengan tokoh dalam film Mandarin Jade Goddess of Mercy, yang menceritakan perjalanan tragis seorang perempuan yang terlibat dunia gelap narkotika.
Disebutkan pula bahwa setelah divonis hukuman mati dan menjelang eksekusi, Tao Jing tidak mengungkapkan soal pasangan atau keluarga. Ia diklaim hanya mengajukan satu permintaan terakhir, yakni agar alat kontrasepsi dalam rahim (IUD) yang ada di tubuhnya dikeluarkan sebelum eksekusi dilakukan.
Unggahan tersebut kemudian menjelaskan bahwa IUD adalah alat kontrasepsi berbentuk huruf T yang ditempatkan di dalam rahim untuk mencegah kehamilan, baik yang berbahan tembaga maupun yang mengandung hormon. Penjelasan ini seolah menambah kesan dramatis dan tragis dari kisah Tao Jing.
Namun demikian, hingga saat ini tidak ditemukan sumber resmi, laporan media arus utama, maupun pernyataan otoritas hukum Tiongkok yang secara jelas mengonfirmasi kebenaran identitas Tao Jing, detail kasusnya, maupun permintaan terakhir yang disebutkan tersebut. Banyak pihak menilai kisah ini lebih menyerupai cerita viral atau narasi sensasional yang dicampur antara fakta umum tentang hukuman mati kasus narkoba di Tiongkok dengan unsur dramatis untuk menarik perhatian pembaca.
Sejumlah pemerhati media mengingatkan masyarakat agar lebih kritis terhadap konten viral, terutama yang mengangkat isu sensitif seperti narkoba, hukuman mati, dan kisah pribadi terpidana, tanpa rujukan sumber yang jelas dan dapat diverifikasi.
Hingga kini, kisah Tao Jing masih beredar luas di media sosial sebagai cerita viral, namun status kebenarannya belum dapat dipastikan dan patut disikapi dengan kehati-hatian.