Perbedaan Sel Hewan dan Sel Tumbuhan
Sel Tumbuhan
- Sel tumbuhan lebih besar dari sel Hewan
- Tidak memiliki lisosom
- Tidak memiliki sentrosom
- Memiliki dinding sel dan membran sel
- Umumnya memiliki plastida
- Mempunyai bentuk yang tetap
- Memiliki vakuola ukuran besar, banyak
- Sel Hewan lebih kecil dari sel Tumbuhan
- Tidak memiliki plastida
- Tidak memiliki dinding sel
- Memiliki lisosom
- Memiliki sentrosom
- Mempunyai bentuk tidak tetap
- Tidak memiliki vakuala (walaupun ada juga yang memiliki vakuola tapi ukuran kecil).
Gambar Sel Tumbuhan
Perbedaan Antara sel hewan dengan sel tumbuhan, juga dapat juga anda lihat pada tabel dibawah ini:
Setiap makhluk hidup tersusun atas sel
yang merupakan unit fungsional dan herediter terkecil dari makhluk
hidup. Makhluk hidup ada yang tersusun atas satu sel saja yang disebut
makhluk hidup uniselular dan tersusun atas jutaan bahkan milyaran sel
yang disebut makhluk hidup multiselluler. Makhluk hidup tingkat tinggi
yang termasuk dalam kingdom hewan dan tumbuhan tersusun atas milayaran
sel. Sel tersebut dapat bekerja bersama-sama sesuai dengan tugas
masing-masing sehingga makhluk hidup itu dapat hidup dan melaksanakan
aktivitasnya. Sel yang menyusun makhluk hidup tingkat tinggi memang
sangat kecil ukurannya sehingga tidak dapat dilihat dengan alat bantu
yang sederhana, tetapi memiliki tugas yang sangat besar layaknya sebuah
kota yang memiliki bagian-bagian untuk menunjang kehidupan kota.
Bagian-bagian yang menunjang kehidupan sel disebut organel-organel.
Demikian illustrasi tugas dan aktivitas sebuah sel makhluk hidup yang
sangat rumit.
Antara sel hewan dan tumbuhan telah
memiliki tugas sendiri-sendiri yang berbeda sehingga organel penyusun
keduanya juga berbeda sesuai tugas masing-masing. Dibawah ini organel
penyusun sel tumbuhan dan sel hewan.
Bagian-bagian Sel tumbuhan :- Dinding sel
- Membran sel
- Protoplasma
- Nukleus
- Retikulum endoplasma
- Ribosoma
- Mitokondria
- Apparatus golgi
- Peroksisom
- Mikrotubula/mikrofilamen
- Kloroplas
- Vakuola
- Membran sel
- Protoplasma
- Nukleus
- Retikulum endoplasma
- Ribosoma
- Mitokondria
- Apparatus golgi
- Peroksisom
- Mikrotubula/mikrofilamen
- lisosom
- vakuola
Penjelasan:
- Dinding sel Merupakan penyusun sel tumbuhan yang tersusun atas serat-serat sellulosa, bersifat tebal dan kaku untuk membantu mempertahankan bentuk sel dan melindungi sel dari kerusakan mekanis. Dinding sel terdapat plasmodesmata yang berfungsi untuk hubungan dengan sel disebelahnya
- Vakuola Adalah suatu rongga yang berisi cairan yang dikelilingi oleh selapis membran yang disebut tonoplas. Vakuola berisi cairan yang berupa larutan garam mineral, gula, oksigen, asam organik, CO2, pigmen, enzim dan sisa metabolime yang lain. Vakuola merupakan organela yang berfungsi untuk menimbun sisa-sisa metabolisme dan untuk penguraian molekul-molekul sederhana (berfungsi seperti lisosom). Pada hewan terdapat vakuola tetapi sangat kecil atau justru tidak terlihat.
- Mitokondria Adalah organel yang memiliki struktur amat kompleks yang berfungsi untuk membentuk energi atau disebut “the power house” mitokondria merupakan tempat berlangsungya respirasi aerobik pada tingkat selluler. Mitokondria memiliki enzim-enzim yang berperanan untuk mengatur daur krebs yaitu sitokrom.
- Kloroplas Adalah organel yang berperanan dalam fotosintesis karena adanya klorofil dan pigmen-pigmen fotosintetik.
- Lisosom merupakan organel yang berperanan dalam kegiatan fagositik karena di dalam lisosom banyak terkandung enzim pencerna hidrolitik seperti protease, nuklease, lipase, dan fosfatase. Secara umum fungsi lisosom adalah untuk penguraian molekul-molekul.
- Mikrotubulus Adalah organel berbentuk benang-benang silindris yang tersusun atas protein. mikrotubula bersifat kaku sehingga berfungsi sebagai ‘rangka sel’ yang berfungsi untuk mempertahankan bentuk sel. Pada saat pembelahan mikrotubulus beroperanan dalam pembelahan dengan menjadi benang-benang gelendong.
- Mikrofilamen Organel sejenis mikrotubulus yang tersusun atas protein aktin dan myosin. Fungsi dari mikrofilamin adalah dalam bergerakan sel . dalam makhluk hidup tingkat tinggi. Pergerakan/ aliran sitoplasma di atur oleh mikrofilamen.
- Peroksisom merupakan organel yang senantiasa berasosiasi dengan organel lain, dan banyak mengadnung katalase dan oksidase. Enzim ini akan mengkatalisis H2O2 yang berbahaya bagi tubuh. Selain itu lisosom berfungsi untuk perubahan lemak menjadi karohidrat seta perubahan purin.
- Membran sel Merupakan bagian terluar sel hewan yang membatasi isi sel dengan lingkungan. Organel ini berfungsi sebagai selaput pelindung dan pengontrol yang bersifat semi permeabel untuk mengendalikan pertukaran zat antara sitoplasma dengan lingkungan sel. Membran sel tersusun atas selaput lipoprotein (lipida dan protein)
- Sitoplasma/protoplasma Adalah cairan sel yang mengisi ruangan antara membran sel dengan inti sel. Sitoplasma tersusun atas bahan dasar cair yang disebut sitosol yang berisi air dan senyawa organik terlarut seperti : garam, asam lemak, asam amino, gula nukleotida, protein, dsb. Sitoplasma merupakan sumber bahan kimia yang penting dan merupakan tempat berlangsungnya metabolisme tertentu seperti glikolisis, sintesis protein, sintesis asam lemak, dsb.
- Nuleus Adalah organel terbesar yang berbentuk bulat hingga oval, berfungsi untuk mengendalikan seluruh kegiatan sel. Sel eukariotik memiliki membran inti/karioteka sementara sel prokariotik tidak memiliki membran inti/karioteka.
- Retikulum endoplasma Adalah organel yang bertindak sebagai saluran-saluran dalam sitoplasma yang menghubungkan membran sel dengan nukleus. Fungsi dari retikulum endoplasma adalah untuk transportasi protein.
- Ribosoma Organel yang terdapat bebas didalam sitoplasma atau menempel pada retikulum endoplasma yang tersusun atas protein dan RNA. Ribosom berfungsi untuk sisntesis protein.
- Apparatus golgi Organel yang berbentu seperti kantong pipih yang berbentuk jala yang terpusat pada salah satu sisi nukleus.
- Organel ini berfungsi untuk pengemasan dan sekresi protein.[ps]
Tags:
Biologi